Rangkaian Skema AVR Genset 1 Phase 1000 Watt

Rangkaian AVR genset 1 phase – Umumnya AVR genset berfungsi untuk mengatur bagian exciter atau penguatan arus. Dari prosesnya, AVR bermanfaat dalam mengatur dan menjaga agar tegangan keluarannya tetap stabil. Beban pada genset pastinya berpengaruh pada beban tegangan genset tersebut.

Rangkaian Avr Genset 1 Phase

Kinerja dari Automatic Voltage Regulator (AVR) sendiri yaitu dengan cara mendapatkan energi listrik dari Permanent Magnet Regulator (PMG). Dalam hal ini contohnya AVR dengan arus listrik 20A, frekuensi 400Hz, serta tegangan listrik 110 Volt. Tidak hanya itu, Sensor yang didapatkan AVR berasal dari bagian Current Transformer (CT) dan Potencial Transformer (PT).

Baca Juga :  1 Liter Bensin Berapa Jam Genset

Rangkaian AVR Genset 1 Phase

rangkaian avr genset 1 phase
Gambar rangkaian AVR genset 1 phase

 

Dikarenakan bagian AVR begitu penting, maka sudah seharusnya kamu mengetahui bagian-bagian pada AVR dan bagaimana cara pemasangannya. Untuk pembahasannya, lihatlah uraian berikut ini.

Bagian pada skema AVR rakitan

Sebelum mempelajari tentang cara memasang AVR genset, sebaiknya ketahuilah bagian-bagian AVR terlebih dahulu. Antara lain:

  • Sensing Circuit

Sensing Circuit merupakan tempat pengumpan tegangan listrik dari genset dengan melalui bagian 90R dan PT terlebih dahulu. Kemudian bagian 90R akan menurunkan tegangan keluarannya dan akan arahnya akan disatukan memakai komponen Dioda. Sensing Circuit akan merespon cepat tegangan output dari genset.

  • Comparative Amplifier

Comparative Amplifier berguna sebagai perbandingan tegangan sensing circuit dengan set voltage. Umumnya besarnya tegangan di antaranya keduanya sangat berbeda. Perbedaan inilah yang dinamakan Error Voltage. Bagian itu pastinya harus dihapuskan dengan memakai teknik Variable Resistance (VR) di bagian sensing dan set voltage.

  • Amplifier Circuit

Bagian satu ini dinilai penting pada pemasangan AVR. Jika bagian OEL dan MEL tidak dapat bekerja, kekuatan di bagian OP301 dan OP201 berasal dari Comparative Amplifier. Kemudian input dari OP3-13 dijumlahkan menggunakan tegangan output di Dumping Sirkuit.

  • Mixer Circuit dan Automatic Manual Changeover

Pada pengoperasian secara manual dari bagian ini dilakukan oleh 70E. kemudian ketika sedang bekerja, maka AVR tidak dapat beroperasi. Di saat rangkaian ini sedang pada kondisi auto, bagian AVR dapat bekerja untuk mengontrol arus listrik di Medan Generator.

  • Fase Synchronizing Circuit

Bagian satu ini bermanfaat dalam mengontrol output pada tegangan Thyristor yang menggunakan sinyal kontrol lalu dialihkan ke area gerbang Thyristor.

  • Thyristor Firing Circuit

Fungsi dari bagian ini yaitu untuk mendukung suplai sinyal kontrol pada gerbang Thyristor.

  • Minimum Excitacy Limiter

Minimum Excitacy Limiter (MEL) berfungsi untuk menghindari tegangan output di genset. Selain itu, juga memproses penambatan power untuk meningkatkan nilai tegangan di level konstan.

Artikel Terkait : 

Cara memasang AVR genset 1000 watt

Cara memasang AVR genset 1000 watt

Biasanya AVR genset ini diletakkan di dekat generator. Sehingga jika ingin menggantinya, kamu hanya harus membongkar penutupnya saja dengan cara sebagai berikut.

  • Buka baut pengunci untuk melepaskan cover generator. Biasanya untuk membukanya memakai kunci berukuran 8-10 mm.
  • Lepaskan AVR dan konekan yang terkoneksi dengan AVR, contohnya seperti konekan kabel.
  • Jika AVR sudah terlepas, pasang kembali AVR baru di tempatnya. Lalu pasanglah kabel di masing-masing jalur. Perhatikan juga pemasangan kabel yang terhubung ke carbon brush.
  • Setelah AVR telah dipasangkan dengan benar, hidupkanlah mesin gensetnya untuk uji coba. Apabila berhasil dan mengeluarkan tegangan listrik, matikan mesinnya dan pasanglah cover generator. Apabila tegangan listrik yang dihasilkan kurang dari 220 Volt, putar baut pengaturan di AVR hingga tegangan listriknya mencapai angka 220 Volt.

Demikianlah pembahasan singkat tentang rangkaian AVR genset 1 phase. Semoga bermanfaat untuk kamu yang merasa sulit memakai AVR genset. Jangan lupa untuk share artikel All-Rotor.com ini jika memang bermanfaat.

Leave a Comment