Bagian Dimensi Atau Ukuran Mesin Bubut, Ditentukan Oleh Apa?

Apa yang dimaksud dengan ukuran mesin bubut? Banyak orang yang bertanya-tanya tentang dimensi atau ukuran mesin bubut ditentukan oleh apa? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sudah menjadi hal yang wajar untuk dipertanyakan oleh banyak orang. Sebab, masih ada beberapa orang yang belum tahu tentang apa saja bagian bagian mesin bubut dan mesin bubut untuk apa. Maka dari itu, di sini kami akan membantu kalian semua untuk memahami jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Ukuran Mesin Bubut

Baca Dulu : Tabel Kecepatan Potong Mesin Bubut

Dimensi atau ukuran mesin bubut ditentukan oleh apa? Berikut jawabannya!

Pada dasarnya, mesin bubut itu sendiri adalah suatu mesin perkakas yang bisa digunakan untuk memotong benda yang diputar. Dalam hal ini, mesin bubut juga bisa diartikan sebagai suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja itu sendiri. Kemudian, proses ini akan dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar yang berasal dari benda kerja.

Dengan begitu, nantinya gerakan putar dari benda kerja ini akan disebut sebagai gerak potong relatif dan gerakan translasi yang dilakukan dari pahat ini akan disebut sebagai gerak umpan. Untuk melakukan proses pemotongan ini, kamu harus mengatur perbandingan kecepatan rotasi benda kerja dengan kecepatan translasi pahat. Hal ini perlu kamu lakukan agar hasil pemotongan benda kerja tersebut bisa lebih optimal dan sesuai kebutuhan.

Sementara itu, membahas tentang ukuran dari mesin bubut, pada dasarnya ukurannya ini akan dinyatakan dalam diameter benda kerja yang akan ada dalam mesin tersebut. Sebagai contoh, ada sebuah mesin bubut dengan ukuran 400 mm dan memiliki arti mesin mengerjakan benda kerja sampai berukuran 400 mm. Maka, ukuran yang dibutuhkan oleh kedua mesin tersebut adalah panjang benda kerjanya.

Dengan melihat fakta di atas, dapat dipastikan bahwa ukuran dari mesin ini sendiri dapat ditentukan oleh panjang dari benda kerjanya tersebut. Maka dari itu, kamu harus bisa menghitungnya dengan teliti dan tepat.

Bagian-bagian mesin bubut

Bagian-bagian mesin bubut

Setelah membahas tentang ukuran dari mesin bubut itu sendiri, sekarang kami juga akan membahas tentang apa saja bagian-bagian yang ada dalam mesin bubut. Penting untuk kamu ketahui bahwa sebenarnya mesin bubut akan terdiri dari meja dan kepala tetap. Dalam hal ini, kepala tetap yang ada pada mesin bubut akan dilengkapi dengan roda-roda gigi transmisi penukar putaran yang dapat digunakan untuk memutar poros spindel.

Jika sampai di sini kamu masih belum bisa memahami tentang bagian-bagian yang ada di mesin bubut dengan baik, maka kamu bisa menyimak daftarnya berikut ini:

  • Kepala tetap (head stock): Bagian yang akan menentukan kualitas hasil dari proses pemotongan yang akan atau sedang dilakukan.
  • Motor penggerak: Umumnya bisa kita jumpai di bagian bawah gearbox atau kepala tetap. Bagian ini akan berfungsi untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, sehingga mesin bisa digunakan untuk menggerakkan semua komponen yang ada.
  • Tuas (handle): Bagian yang memiliki beragam fungsi seperti untuk mengatur kecepatan spindel, mengatur arah pemakanan, menyalakan maupun mematikan mesin, dan lain sebagainya.
  • Tombol emergency stop: Bagian dalam mesin yang berfungsi untuk mematikan mesin bubut ketika dalam kondisi yang darurat.
  • Kepala lepas (tail lock): Bagian mesin bubut yang berguna sebagai tempat penahan ujung benda kerja yang sedang dibubut atau dipotong.
  • Eretan (carriage): Dibagi menjadi 3 jenis yang berbeda, yaitu eretan alas, eretan lintang, dan eretan atas. Setiap jenis ini akan memiliki peran yang berbeda satu sama lain.
  • Dudukan pahat (tool post): Letaknya sendiri ada di bagian atas eretas atas. Bagian ini akan berguna untuk menjepit pahatan ketika proses pembubutan sedang dilakukan.
  • Lampu penerangan: Sesuai dengan namanya, bagian ini akan berfungsi untuk membantu operator dalam melihat benda kerja ketika proses pembubutan dilakukan dalam situasi yang gelap. Dengan begitu, operator bisa melihat hasil secara lebih maksimal.
  • Pendingin (selang coolant): Bagian yang berfungsi untuk menyemprotkan cairan ketika proses pembubutan sedang dilakukan. Selain itu, pendingin ini juga bisa berfungsi untuk membuat suhu alat potong menjadi lebih stabil.
  • Alas mesin (bed machine): Bagian mesin bubut yang berguna sebagai tumpuan gaya pemakanan ketika proses pembubutan sedang dilakukan. Selain itu, alas mesin ini juga bisa digunakan sebagai tempat dudukan untuk kepala lepas, penyangga diam, maupun eretan.
  • Poros pembawa (transportir): Bagian poros berulir yang letaknya berada di bawah eretan alas dan berguna untuk membawa eretan secara otomatis ketika proses pembubutan sedang dilakukan.
  • Alat pencekam: Bagian mesin bubut yang berguna untuk mengikat benda keras dan dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu cekam utama dan cekam kolet.
  • Rem kaki: Bagian yang akan digunakan untuk menghentikan putaran mesin di beberapa posisi tertentu.

Artikel Terkait :

Sampai di sini saja pembahasan kita mengenai ukuran mesin bubut beserta bagian dan fungsinya. Semoga dengan adanya artikel ini kalian bisa lebih memahami mesin ini dengan baik.

Leave a Comment