Analisa Galian Tanah Dengan Alat Berat Excavator SNI

All-Rotor.com — Pekerjaan galian tanah adalah pemindahan suatu bagian permukaan tanah, dari satu lokasi ke lokasi lain. Dulu, proses galian tanah dilakukan secara manual atau konvensional. Namun saat ini, sudah tersedia alat berat. Lalu bagaimana analisa galian tanah dengan alat berat?

Analisa Galian Tanah Dengan Alat Berat

Tentu dengan teknologi alat berat, proses penggalian tanah bisa dilakukan lebih cepat, dibanding cara konvensional, yang hanya menggunakan tenaga manusia. Lalu seberapa efektif alat berat atau excavator dalam proses penggalian tanah?

Baca Dulu : Alat Berat Breaker

Bagaimana Cara Analisa Galian Tanah Dengan Alat Berat?

Analisa ini juga akan menggunakan konsep penghitungan dari BOW (Burgerlijke Openbare Werken), yaitu sistem penghitungan saat pembangunan zaman penjajahan Belanda di Indonesia, dan SNI (Standar Nasional Indonesia), berikut penjelasannya.

  •  Data yang Diperlukan

Adapun data yang diperlukan untuk melakukan analisis harga 1 mgalian tanah dengan alat berat adalah:

1. Harga satuan dasar upah, yaitu untuk pekerja dan mandor yang akan menangani proyek galian tanah tersebut.

  • Harga satuan upah pekerja : Rp 30.000
  • Harga satuan upah mandor : Rp 60.000
  • Harga satuan excavator tiap jam atau sewa : Rp 280.000
  • Harga operasional dumptruck 5 Ton tiap jam atau sewa : Rp 220.000

2. Analisa pekerjaan galian tanah dengan alat berat, menggunakan konsep penghitungan BOW.

  • Cara Penghitungan Berdasarkan Data

Untuk melakukan analisa alat berat excavator SNI pada tiap 1 m3 berdasarkan data di atas adalah sebagai berikut ini:

a. Masukkan variabel tenaga kerja

  • 0,2260 hr pekerja x harga satuan upah untuk pekerja
  • 0,0070 hr mandor x harga satuan upah untuk mandor

b. Masukkan variabel alat berat

  • 0,0760 jam / excavator x harga satuan untuk sewa alat
  • 0,0740 jam / dumptruck x harga satuan sewa alat

c. Penghitungan upah

  • Tenaga kerja :

0,2260 hr pekerja x Rp 30.000 = Rp 6.780

  • Mandor :

0,0070 hr mandor x Rp 60.000 = Rp 420

Maka total upah untuk pekerja dan mandor adalah : Rp 7.200,00

d. Penghitungan sewa alat atau biaya operasional alat berat per jam

0,0760 jam / excavator x Rp 280.000 = Rp 21.280

0,0740 jam / dumptruck x Rp 220.000 = Rp 16. 280

Maka total biaya yang diperlukan untuk sewa atau operasional alat selama satu jam adalah Rp 37.560,00

e. Total biaya untuk upah dan biaya sewa atau operasional

Rp 7.200 + Ro 37.560 = Rp 44.760,00

Dari analisa galian tanah dengan excavator dan dumptruck, serta penghitungan dengan upah pekerja dan mandor, maka harga yang dibutuhkan untuk galian tanah dengan alat berat, setiap 1m3 adalah Rp 44.760,00

Jika anda ingin menghitungnya dengan rumus volume galian, maka bisa menggunakan rumus berikut ini:

Harga total galian dihitung dengan : harga satuan tiap m3 x volume galian

Rumus menghitung volume galian : panjang galian x lebar galian x dalam galian

Penghitungan harga per 1m3 tanah galian dengan alat berat di atas, bisa digunakan misalkan untuk penghitungan galian saluran, dan galian pondasi.

Artikel Terkait :

Pada dasarnya, untuk melakukan analisa galian tanah dengan alat berat, anda hanya perlu mencermati variabel-variabel penghitungan yang harus dimasukkan. Penentuan upah dan harga sewa tentu berbeda-beda tiap proyeknya, oleh karena itu, rumus di atas hanya contoh saja.

Leave a Comment