Simbol Alarm Pada Genset & Cara Mematikannya

Tahukah kamu simbol pada genset mempunyai arti tersendiri lho. Sama halnya dengan peralatan teknologi atau kendaraan bermesin, genset juga mempunyai simbol dengan kegunaan dan fungsi masing-masing. Walaupun demikian, mayoritas para pengguna merasa bingung terkait simbol di genset tersebut. Bahkan banyak juga yang kebingungan dengan berbagai simbol yang kadang muncul di indikator genset.

Simbol Pada Genset

Nah di artikel ini, kami akan menjelaskan dengan singkat tentang simbol yang seringkali muncul di genset. Pembahasan ini tentunya akan menambah pengetahuan untuk kamu yang baru mempunyai genset, terutama tentang arti dari simbol-simbolnya.

Baca Dulu : Rangkaian Kabel Genset

Simbol pada Genset

Lantas apa saja arti dari simbol-simbol yang tertera di genset? Berikut adalah penjelasan singkatnya.

Arti simbol alarm genset

Simbol-simbol yang tertera pada genset ini tentunya mempunyai berbagai perbedaan. Meski begitu, tetap mempunyai arti yang sama. Berikut di antaranya

  • Simbol berwarna kuning artinya genset sedang dinyalakan.
  • Simbol berwarna gelap artinya genset sedang dimatikan.
  • Baterai berwarna hijau artinya baterai genset dalam kondisi baik.
  • Baterai dengan ikon listrik artinya baterai sedang bermasalah dan tegangannya di bawah 9 Volt.
  • Tangki BBM full artinya BBM genset penuh.
  • Tangki BBM kosong artinya BBM genset kosong.
  • Simbol tanda seru yang ada di dalam segitiga kuning artinya genset sedang terjadi kerusakan.
  • Strip hitam artinya genset sedang baik-baik saja.
  • Listrik berwarna hijau artinya aliran listrik sedang menyala.
  • Listrik berwarna gelap artinya sedang terjadi pemadaman listrik.

Cara menyalakan simbol alarm deepsea

Untuk menyalakan mesin genset, terbilang cukup mudah. Berikut adalah tahapan-tahapannya.

  • Periksa ketersediaan bahan bakar dan bagian-bagian lainnya, seperti oli mesin, air accu, kabel, dan air radiator.
  • Jika tidak terdapat masalah, bukalah kotak panel dan tekan tombol Power untuk menyalakannya.
  • Untuk memanaskan gensetnya diperlukan waktu 10 menit.
  • Jika dipastikan sudah panas, genset sudah siap untuk digunakan.

Perlu diingat, jangan menggunakan genset bila belum panas. Hal ini supaya terhindar dari berbagai kerusakan pada genset.

Baca Juga :

Cara mematikan alarm genset

Cara mematikan alarm genset

Pada umumnya kinerja genset terbagi menjadi dua, yaitu mematikan dan menyalakan. Selain cara untuk menyalakannya, sebagai pengguna genset seharusnya juga harus mengetahui cara mematikan alarm genset ini. Dengan memahaminya secara sempurna, tentunya ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan. Salah satunya yaitu proses kinerja genset akan lebih optimal dan sangat baik. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diterapkan.

  • Jangan langsung mematikan genset

Tahap pertama yaitu jangan langsung mematikan genset ketika telah selesai memakainya. Dengan cara yang satu ini, pastinya akan ada berbagai kemudahan yang bisa diterima. Pemakaian genset sendiri tentunya lebih mudah diterapkan jika kamu tidak mematikan secara langsung setelah dipakai.

  • Pastikan seluruh komponen listrik tidak terkoneksi dengan aliran daya listrik genset

Kamu juga perlu memastikan dengan benar bahwa seluruh komponen listrik tidak terkoneksi dengan arus listrik dari genset tersebut, apalagi ketika genset sudah dimatikan. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan berbagai solusi yang diperlukan. Jangan sampai hal itu membuat genset jadi rusak jika masih terdapat beberapa komponen listrik yang terkoneksi dengan arus listrik.

  • Mematikan genset sesuai dengan prosedur

Hal ini tentu saja kamu harus melakukannya dengan pengaplikasian yang tepat. Ketika kamu telah memastikan caranya sesuai dengan ketetapan, kamu akan dapat memakai lagi gensetnya dengan bagi dan keawetannya akan tetap terjaga.

Ketahui :

Itulah makna simbol pada genset beserta cara untuk mematikannya. Pada setiap genset pastinya mempunyai simbol berbeda tetapi dengan bentuk yang sama. Dengan begitu, kamu tidak harus khawatir lagi untuk memahaminya.

Leave a Comment